5 Pernyataan Baru Bharada E yang Mengejutkan: Tak Ada Baku Tembak hingga Ferdy Sambo Ada di TKP

  • Whatsapp


5 Pernyataan Baru Bharada E yang Mengejutkan: Tak Ada Baku Tembak hingga Ferdy Sambo Ada di TKP

Tabir kelam kematian Brigadir J perlahan terkuak setelah Bharada E mengubah kesaksiannya.

Setidaknya ada 5 pernyataan baru yang dikeluarkan oleh Bharada E dan berbeda dengan pernyataan Bharada E sebelumnya.

Read More

Bharada E ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 3 Agustus 2022 malam dan telah setuju untuk menjadi Justice Collaborator dalam mengungkap kasus kematian Brigadir J.

Apa pengakuan Bharada E yang berbeda dari skenario yang diungkapkan ke publik? Baca lebih banyak disini.

1. Tidak Ada Baku Tembak

Bharada E akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menggemparkan sekaligus menggugurkan skenario baku menembak antar dia dengan Brigadir J di rumah Kadiv Provam Polri pada 8 Juli 2022.

Keterangan tersebut diungkap kuasa hukum baru Bharada E, Burhanuddin, saat dikonfirmasi oleh awak media.

“Kalau informasi tidak ada baku tembak. Pengakuan dia tidak ada baku tembak,” ujar Burhanuddin dari PMJ News pada 9 Agustus 2022.

2. Bekas Tembakan di Tembok Hanya Alibi

Tak hanya mengakui bahwa tak ada baku tembak, Bharada E memastikan bahwa lubang tembakan di tembok rumah Kadiv Provam dibuat untuk alibi.

“Yang itupun, adapun proyektil atau apa yang di lokasi, katanya alibi. Menembak itu dinding arah-arah itunya,” kata Burhanuddin.

3. Senjata Brigadir J Digunakan Pelaku Lain

Adapun senjata yang digunakan oleh Brigadir J, disebutkan telah digunakan oleh pelaku lain untuk membuat alibi yakni menembak jari kanan untuk membuat skenario seolah-olah terjadi baku tembak.

“Jadi senjata Almarhum yang tewas tersebut (Brigadir J) dipakai untuk tembak jari kanan itu, menembak itu dinding arah-arah itunya,” kata Burhanuddin menuturkan keterangan Bharada E.

4. Diperintah oleh Atasan

Kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara, mengatakan bahwa Bharada E menadapatkan perintah dari atasan untuk menghabisi nyawa Brigadir J.

“Dari klien kami (Bharada E), dia itu sudah mengaku kepada penyidik. Bahwa dia itu, juga ikut melakukannya (pembunuhan), Tetapi, yang dia lakukan itu (pembunuhan), karena dia diperintah,” kata Deolipa Yumara.

5. Irjen Pol Ferdy Sambo Ada di Lokasi Kejadian

Sebelumnya, eks Kadiv Propam Plori Irjen Pol Ferdy Sambo disebutkan tidak berada di rumah saat terjadi pembunuhan Brigadir J di rumahnya.

Hal tersebut dibantah oleh keterangan Bharada E yang mengatakan bahwa atasannya tersebut ada di lokasi kejadian saat pembunuhan Brigadir J terjadi.

“(Ferdy Sambo) ada di lokasi (TKP),” kata Burhanuddin menjelaskan.

 

Related posts