Andrew Andhika Rela Tinggalkan Pekerjaan Demi Urus Buah Hati

  • Whatsapp


Andrew Andhika Rela Tinggalkan Pekerjaan Demi Urus Buah Hati

Jakarta, – Andrew Andhika sedang menikmati momen menjadi seorang ayah setelah istrinya, Tengku Dewi Putri, melahirkan anak pertama mereka yang diberi nama Eshan Ryan Fischer. Andrew Andhika sangat senang melihat perkembangan anaknya yang berusia satu setengah tahun mulai aktif.

“Anak udah satu tahun setengah sekarang, jadi lagi seru-serunya, lagi rame-ramenya,” ucap Andrew Andhika di Trans Tv, Jumat (16/9).

Andrew Andhika diketahui sempat tidak mengambil tawaran pekerjaan usai sang buah hati lahir. Ia ingin menikmati momen mengurus bayi mungilnya. Namun kini, Andrew Andhika mengaku sudah mulai membagi waktunya untuk kembali bekerja.

“Awalnya iya, awalnya waktu satu tahun ke bawah benar-benar nggak ambil kerjaan dulu karena pengen bareng sama anak terus kan, karena masih kecil juga, pengen ngurus anak juga. Tapi sekarang kayaknya papanya harus kerja nih, jadi udah mulai bagi-bagi waktu. Tapi tetap prioritasin di rumah sih,” jelasnya.

Andrew Andhika menceritakan momen yang suka dilakukannya ketika mengurus sang buah hati. Bahkan Andrew Andhika mengaku sangat menikmati momen tersebut.

“Aku suka ngasi makan dia, aku suka ngajak dia ke playground, pokoknya bermain sama dia sih, soalnya aku bagian yang main-main sama dia,” tutur Andrew Andhika.

“Iya lah pasti (suka gantiin popok). Jadi waktu awal, aku yang mandiin dia, gantiin popok dia, terus aku yang pakaiin baju dia, pakaiin minyak telonnya, jadi hampir kebanyakan aku sudah pernah melakukan sih, jadi senang aja bisa ngelewatin itu semua,” sambungnya.

Bagi Andrew Andhika, ia tidak masalah harus meninggalkan pekerjaannya dan memilih untuk mengurus buah hatinya yang baru lahir. Pasalnya, ia merasa pada usia baru lahir hingga 4 tahun, merupakan momen penting bagi pertumbuhan sang buah hati.

“Justru senang sih, Karena yang namanya pertumbuhan anak kan cepat banget tuh. Kayak benar-benar dari umur baru lahir sampai satu tahun setengah itu cepat banget. Jadi benar-benar nggak terasa waktunya itu. Pokoknya anak dari umur 0 sampai 4 tahun itu perubahannya cepat banget kan, dari dia yang nggak bisa ngapa-ngapain, sampai dia bisa guling-guling, terus dia bisa berdiri dan segala macam, kayaknya sayang aja kalau kita nggak ada di situ untuk bisa melihat untuk ngalamin, jadi benar-benar sesuatu yang penting sih buat saya,” pungkasnya.

Related posts