Apa Itu Agama Tentatif? Lagi Heboh Dibicarakan di Sosial Media

Belakangan ini muncul istilah baru di media sosial yaitu “agama tentatif”. Istilah tersebut cukup membuat banyak orang bertanya-tanya dan kemudian mencari tahu apa artinya.

Banyak orang mencari berbagai sumber yang menjelaskan arti dari tentative religion, termasuk mencari tahu asal kata dalam kamus besar bahasa Indonesia.

Apa yang dimaksud dengan agama tentatif? Kami merangkum makna tentatif agama di bawah ini:

Agama tentatif memiliki dua suku kata, yaitu religi dan tentatif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “agama” berarti ajaran, suatu sistem yang mengatur sistem kepercayaan (keyakinan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta aturan-aturan yang berkaitan dengan pergaulan manusia dan lingkungannya.

Agama secara harfiah berarti sesuatu yang tetap atau tetap pada tempatnya. Oleh karena itu, definisi ini masuk akal jika agama memiliki sifat turun temurun.

Pendapat lain menyatakan bahwa agama berarti teks atau kitab suci, dan memang setiap agama memiliki kitab suci.

Kata din dalam bahasa Semit berarti hukum atau hukum. Dalam bahasa Arab kata ini memiliki arti menguasai, menundukkan, mentaati, berhutang, membalas, kebiasaan.

Jika dilihat dari pengertian tersebut, memang benar bahwa agama membawa peraturan-peraturan yang bersifat hukum, dan agama seperti dalam bahasa Arab memang mengendalikan diri untuk tunduk dan taat kepada Tuhan dengan menjalankan ajaran agama.

Dari beberapa istilah di atas, istilah agama diartikan dengan mengikatkan diri pada suatu bentuk kehidupan yang mengandung pengakuan terhadap suatu sumber yang berada di luar diri manusia dan yang mempengaruhi tindakan manusia.

Adapun yang dimaksud dengan “tentatif” menurut KBBI adalah:

1. Belum pasti, masih bisa berubah

2. Sementara waktu, penonaktifannya bersifat sementara.

Kesimpulannya, agama tentatif adalah ajaran/keyakinan yang dapat berubah sewaktu-waktu atau bersifat sementara.

Sebagai tambahan informasi, Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila. Dan agama merupakan dasar negara Indonesia yang mengacu pada pasal pertama dalam Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Indonesia adalah negara yang religius, dimana masyarakatnya terdiri dari beberapa suku dengan agama yang berbeda dan identitas keagamaan telah diakui di Indonesia.

Agama yang telah diakui di Indonesia antara lain Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :