Azka Corbuzier Pukul KO Vicky Prasetyo, Deddy Corbuzier Tegaskan Tak Ada Misi Balas Dendam

Pertarungan Azka Corbuzier VS Vicky Prasetyo disebut-sebut memiliki unsur balas dendam.

Isu tersebut terkait perceraian Vicky Prasetyo dengan ibunda Azka, Kalina Oktarani.

Deddy Corbuzier langsung membantah jika laga tinju memiliki misi balas dendam.

Karena baik Azka maupun Vicky Prasetyo tidak ada masalah.

“Tidak ada balas dendam, sungguh.”

“Dia juga tidak masalah,” kata Deddy Corbuzier, dikutip dari YouTube Intense Investigation.

Namun, Deddy Corbuzier mengaku sengaja tidak ikut campur dalam polemik pernikahan Kalina Oktarani.

Ia mengaku paham dengan berakhirnya pernikahan mantan istrinya dengan Vicky Prasetyo.

“Saat kemarin masih ada pernikahan, memang kami berdua lengser,” jelas Deddy Corbuzier.

“Dalam arti kata kita berdua menjauh, bukan menjauhi ibunya ya atau Vicky.”

“Tapi menjauhlah dari berita dan kejadian itu karena kamu tahu seperti apa akhirnya.”

“Daripada hanyut, meski tahu nanti seperti apa, lebih baik jangan ikut-ikutan,” imbuhnya.

Ahli Jujitsu Mengatakan Azka Corbuzier Masih Menahan Diri

Setelah memenangkan pertarungan, Azka mendapat komentar dari ahli Jujitsu, Profesor Max.

Ia mengungkapkan, putra Deddy Corbuzier dan Kalina Oktarani itu masih menahan diri.

“Azka bertahan, apa pun bisa terjadi di tinju,” kata Max.

Max menjelaskan, Vicky Prasetyo memang bertarung dengan memainkan mentalitas Azka.

Meski secara teknis, dia yakin putra Kalina Oktarani lebih mampu.

“Kami tahu Vicky ini punya pengalaman, maka dia bisa bermain secara mental,” kata Max.

“Melakukan sesuatu yang emosional, itulah yang kami takutkan.”

“Secara teknis saya lihat Azka memang lebih baik,” imbuhnya.

Namun arahan dari tim agar Azka terdengar baik dan mampu tetap fokus pada pertandingan.

“Tapi Vicky ini bisa bermain dengan emosi, sehingga membuatnya berantakan.”

“Tapi arahan dari tim corner bisa didengar dengan baik, meski usianya masih 15 tahun,” kata Max.

Selanjutnya, Max memberikan apresiasi kepada Azka yang mampu mengendalikan diri.

“Begitu dia bermain di sana, dia bisa mengendalikan dirinya sendiri.”

“Dia tidak hanya mengalahkan lawan, dia bisa mengalahkan dirinya sendiri, itu hebat.”

Sama seperti Max, Deddy Corbuzier juga mengapresiasi keberanian Vicky Prasetyo dalam berkompetisi.

“Saya salut sama Vicky, karena kalau sama Aldi Taher sepertinya bohong.”

“Tapi ketika kita bersama Azka, kita mengatakan ‘ini nyata, oke, tidak, bukan gimmick’,” kata Deddy Corbuzier.

Meski pada akhirnya, Vicky Prasetyo kalah setelah mengalami cedera di bagian kaki.

“Dan ternyata dia nyata, bangun lagi, saat melihatnya dia benar-benar terluka, bengkak.”

“Saat dia jatuh, kakinya terkilir, jadi saya salut,” lanjutnya.

Azka menambahkan bahwa dia sangat menikmati berada di ring tinju dan berusaha untuk tetap santai.

“Pertama kali itu menyenangkan, sangat menyenangkan, saya suka di atas ring, saya sangat menikmatinya.”

“Dan saya berusaha sangat tenang, tetap tenang,” kata Azka.

Namun, menurut Deddy Corbuzier, Azka tidak terlihat santai saat melawan Vicky Prasetyo.

Ia menegaskan, wajah sang putra seolah tak memaafkan lawannya.

Bahkan presenter berusia 45 tahun itu mengakui kalau Azka sangat menakutkan di ring tinju.

“Tidak, lihat saja videonya, wajah kejam, ini anak yang menakutkan,” kata Deddy Corbuzier.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :