Beasiswa LPDP Tahap II Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Jakarta, – Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) tahap II tahun 2022 telah dibuka mulai tanggal 4 Juli 2022. Pembukaan beasiswa dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan yaitu pada periode Februari untuk tahap I dan diundur kembali. -Dibuka hari ini untuk tahap kedua.

Pada pembukaan tahap II tahun ini, masyarakat dapat mendaftar berbagai kategori beasiswa yang telah disiapkan mulai 4 Juli 2022 hingga 5 Agustus 2022. Seluruh proses seleksi hingga didapatkan penerima beasiswa terpilih akan berlangsung hingga 11 November 2022. Masyarakat dapat mengakses informasi dan pedoman resmi di laman lpdp.kemenkeu.go.id.

“Sesuai dengan arahan Menteri Keuangan Sri Mulyani di awal pembukaan beasiswa LPDP tahap I lalu, pembiayaan beasiswa untuk generasi terbaik bangsa adalah salah satu bentuk keberpihakan APBN terhadap pendidikan dan pengembangan SDM secara umum. Untuk mendukung tercapainya visi Indonesia Maju 2045, salah satu prasyarat adalah tercapainya SDM yang berkualitas. Dalam hal ini, beasiswa LPDP berkontribusi dalam memperkuat kualitas SDM Indonesia melalui dukungan pendidikan kelas terbaik dunia,” tulis LPDP dalam keterangan resminya, Senin (4/7/2022).

Selama satu dekade perjalanan beasiswa LPDP, pemerintah konsisten menyisihkan anggaran untuk dikelola dalam dana abadi yang totalnya kini telah mencapai Rp 119,1 triliun. Kebijakan ini juga menunjukkan aspek keberlanjutan APBN yang tidak hanya untuk menjawab kebutuhan saat ini namun juga tantangan masa depan, manfaatnya pun juga akan dirasakan dari generasi ke generasi, tak terbatas waktu atau pemerintahan yang akan terus silih berganti.

Ketentuan umum dan teknis dalam kebijakan beasiswa LPDP tahap II tahun 2022 ini yang dapat diakses melalui lpdp.kemenkeu.go.id, mencakup program beasiswa afirmasi, beasiswa targeted, dan beasiswa umum.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pendaftar diantaranya:

1. Seleksi beasiswa LPDP akan dilaksanakan pada tiga tahapan yaitu seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi (wawancara). Namun bagi pendaftar yang telah memiliki bukti surat diterima di Universitas yang termasuk dalam daftar Perguruan Tinggi LPDP dan memilih satu universitas tersebut sebagai tujuan studi, maka tidak perlu lagi melakukan seleksi bakat skolastik.

2. Wajib melampirkan surat usulan dari pejabat yang berwenang /membidangi SDM untuk seluruh program bagi pendaftar berprofesi PNS/TNI/POLRI. Khusus program PNS/TNI/POLRI tidak bisa mendaftar beasiswa pra sejahtera dan kewirausahaan.

3. Bagi pendaftar dengan lulusan luar negeri, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK yang dilakukan melalui website ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/

4. Perlu diperhatikan bahwa setiap program beasiswa memiliki surat pernyataan masing-masing yang harus dipenuhi pendaftar.

5. Pada saat verifikasi NIK, sistem pendaftaran sudah terhubung langsung ke sistem Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Sehingga pastikan nomor NIK sesuai dan terdaftar pada data di Dinas Dukcapil setempat.

 

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :