Cara Membuat SKCK Online untuk Syarat Daftar Rekrutmen BUMN 2022

Cara Membuat SKCK Online untuk Syarat Daftar Rekrutmen BUMN 2022 –  Kementerian Badan Usaha Milik Negara telah membuka Program Kerja Bersama Badan Usaha Milik Negara 2022 yang akan menciptakan lebih dari 2.700 lowongan kerja di lebih dari 50 Badan Usaha Milik Negara di Indonesia. Rekrutmen Bersama BUMN 2022 akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Yakni sebagai berikut:

  • TAHAP 1: Registrasi Online dan Seleksi Administrasi: 14 April – 25 April
  • Pengumuman Tahap 1: 9 Mei – 11 Mei
  • TAHAP 2: TKD dan Core Values BUMN: 17 Mei – 27 Mei
  • Pengumuman Tahap 2: 8 Juni – 10 Juni
  • TAHAP 3: Tes Kemampuan Bidang (TKB), Wawancara, dan Medical Check-up: 12 Juni – 25 Juni
  • Pengumuman Final: 4 Juli
  • Bela Negara: 11 Juli
  • Inagurasi: 18 Juli

Untuk proses rekrutmen tentunya diperlukan Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polri. Ada dua cara untuk mendapatkan surat ini, yaitu dengan mendatangi langsung kantor polisi, mendaftar secara online atau SKCK online. Lalu, apa saja syarat untuk membuat SKCK?

PERSYARATAN PEMBUATAN SKCK

Perlu diketahui bahwa ada perbedaan persyaratan pembuatan SKCK bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA). Hanya warga negara Indonesia yang boleh ikut serta dalam pekerjaan bersama di badan usaha milik negara.

Persyaratan pembuatan SKCK bagi WNI

Berikut adalah persyaratan pembuatan SKCK atau SKCK untuk WNI :

  • Membawa Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan tempat domisili pemohon
  • Fotokopi KTP dengan menunjukkan KTP asli
  • Fotokopi Paspor
  • Fotokopi Akta Lahir
  • Fotokopi kartu identitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP
  • Pas foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak enam lembar dengan latar belakang merah. Foto berpakaian sopan dan berkerah, foto tidak menggunakan aksesoris wajah, tampak muka, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka secara utuh.

Cara membuat file SKCK baru

Perlu diketahui bahwa cara pembuatan SKCK dapat dilakukan secara offline melalui Polres atau Polsek. Namun Polsek tidak menerbitkan SKCK untuk keperluan pengajuan atau kelengkapan administrasi PNS/CPNS, penerbitan visa, atau keperluan lain yang bersifat antarnegara.

Selain itu, Polsek atau Polres yang menerbitkan SKCK harus sesuai dengan KTP/SIM pemohon. Setelah dokumen persyaratan SKCK lengkap, pemohon bisa datang langsung ke Polres atau Polsek tergantung tempat tinggalnya.

Kemudian, pemohon dapat dengan jelas dan benar mengisi formulir CV yang disediakan di kantor polisi. Kemudian diambil sidik jari oleh petugas.

Biaya pembuatan SKCK adalah Rp30.000 (Tiga Puluh Ribu Rupiah). Biaya tersebut diserahkan kepada petugas polisi di tempat.

Cara Membuat SKCK secara online

Selain itu, permintaan pembuatan SKCK juga dapat diajukan secara online melalui laman https://skck.polri.go.id/. Di halaman ini, pelamar dapat
Unggah dokumen yang diperlukan dan isi formulir yang dikirimkan.

Diantaranya ada formulir yang berkaitan dengan data pribadi, hubungan keluarga, pendidikan, kasus pidana, ciri fisik, lampiran dan informasi.

Anda dapat mengunduh dokumen persyaratan SKCK di bagian Lampiran. Namun, untuk mengambil berkas fisik dari pendaftaran SKCK secara online, Anda tetap harus datang ke kantor polisi.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :