Damri Dan PPD, Dua Bus Angkutan Umum Badan Usaha Milik Negara Resmi Digabungkan Setelah Disetujui Jokowi

  • Whatsapp


Damri Dan PPD, Dua Bus Angkutan Umum Badan Usaha Milik Negara Resmi Digabungkan Setelah Disetujui Jokowi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir mengatakan Presiden Joko Widodo telah menyetujui penggabungan dua bus milik BUMN. Dimana bus angkutan umum yang dimaksud adalah Perusahaan Umum (Perum) Damri, dan Perum PPD.

Ini merupakan upaya strategis yang didorong Kementerian BUMN untuk meningkatkan kesehatan kedua perusahaan angkutan umum tersebut.

Read More

Erick mengemukakan merger kedua perum ini merupakan aksi korporasi yang didasari oleh kondisi bisnis keduanya yang ekuivalen.

“Penyatuan menjadi langkah terbaik agar kedua Perum tersebut tidak tumpang tindih akibat memiliki fokus bisnis yang sama,” kata Erick di Jakarta, Selasa, 27 Desember 2022.

Dirinya meyakini, bahwa penggabungan kedua perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara ini akan memperkuat kondisi perusahaan.

“Kebetulan keduanya terdampak oleh Pandemi Covid-19. Penggabungannya nanti lebih memperkuat daya jangkau dan memperluas jaringan,” jelasnya.

Perusahaan hasil merger nantinya akan lebih fokus pada upaya maksimal dalam meningkatkan kinerja dan memperluas pasar di masa mendatang. Penggabungan kedua bus angkutan umum ini tertuang dalam

Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023.

“Pengaturan mengenai penggabungan Perum PPD ke dalam Perum Damri oleh Menteri BUMN dan Menteri Keuangan sesuai dengan keuangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,” teratur dalam Keputusan Presiden.

Related posts