Dea OnlyFans Hamil 23 Minggu, Bicara Peduli Anak, dan Merajuk Polisi

Jakarta – Tersangka dalam dugaan penyebaran konten pornografi Gusti Ayu Dewanti alias Dea OnlyFans berharap tidak ditahan setelah kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan karena hamil. “Harapannya semoga tidak ditahan di kejaksaan karena melihat faktor-faktor itu tadi masih perlu perawatan, cek kesehatan dan lain-lain,” kata kuasa hukum Dea, Abdillah Syarifudin, di Jakarta, Selasa, 17 Mei 2022.

Abdillah mengatakan, dalam waktu dekat polisi akan segera menyerahkan berkas perkara tersebut ke kejaksaan. Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Dea sedang hamil 23 minggu, namun Dea tetap memenuhi kewajibannya untuk melapor ke Polda Metro Jaya.”Kalau kondisi mungkin sementara mual mual efek dari kehamilan ya ditambah perjalanan dari Jawa Timur ke Jakarta memakan waktu yang cukup lama,” katanya.

Abdillah tidak merinci apakah Dea sudah menikah atau belum, terkait status kehamilannya. Dalam kesempatan yang sama, Dea mengaku akan terus mengikuti proses hukum yang ada saat ini.

Namun, dia mengaku sedih memikirkan anak dalam kandungannya jika proses hukum berlarut-larut. “Saya pertanggungjawabkan kesalahan saya, tapi yang jadi permasalahan saya adalah anak ini nanti bagaimana kalau saya masih berlarut dalam masalah seperti ini? Anak ini gimana itu yang saya sedihkan,” katanya.

Sebelumnya, penyidik ​​dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap Dea di Malang, Jawa Timur pada Kamis malam, 24 Maret 2022. Kemudian, polisi menetapkan Dea sebagai tersangka pada Sabtu, 26 Maret 2022, atas dugaan mengedarkan dan/atau membuat dokumen elektronik yang dapat diakses yang mengandung pelanggaran kesusilaan atau pornografi.

Namun penyidik ​​Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya tidak menahan Dea dan hanya diwajibkan melapor. Penyidik ​​tidak menahan Dea dengan alasan ada permintaan dan jaminan dari keluarga dan status Dea sebagai mahasiswa.

Tersangka kasus pornografi

Dea OnlyFans menjadi perbincangan setelah mengaku meraup untung besar dari hasil menjual foto seksinya saat tampil di podcast Deddy Corbuzier. Penghasilan fantastis itu didapatnya lantaran menjajakan pose-pose seksi miliknya di platform digital OnlyFans.

Polisi telah menetapkan Dea OnlyFans sebagai tersangka dalam kasus pornografi pada Sabtu, 26 Maret 2022. Namun polisi tidak menahan wanita berusia 24 tahun itu lantaran bersikap kooperatif dan masih berstatus mahasiswi serta ingin menyelesaikan kuliah.

Dea OnlyFans terancam hukuman 6 tahun penjara karena mendistribusikan dan membuat informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan pornografi. Ia disangka melanggar pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE dan Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 dan atau Pasal 4 ayat (2) jo Pasal 30 dan atau Pasal 8 jo Pasal 34 dan atau Pasal 9 jo Pasal 35 dan atau Pasal 10 jo Pasal 36 UU tentang Pornografi.

 

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :