Dolar AS Menguat, Harga Emas Turun Lebih dari 1 Persen

NEW YORK, Ramal.id – Harga emas dunia turun pada Kamis (12/5/2022) waktu setempat (Jumat pagi WIB).

Investor berbondong-bondong ke dolar AS seiring dengan spekulasi Bank Sentral AS atau Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga secara agresif.

Mengutip CNBC, Jumat (13/5/2022), harga emas di pasar spot turun 1,5 persen menjadi 1.823,79 dolar AS per troy ounce. Sedangkan harga emas berjangka Comex New York Exchange turun 1,7 persen ke level 1.823 dollar AS per troy ounce.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp. 6.000 sampai Rp. 969.000 per gram hari ini

“Dolar AS menguat karena sejumlah indikator terlihat negatif di AS, yang merugikan emas. Juga, pasar menyadari kemungkinan melihat beberapa kenaikan suku bunga yang cukup agresif,” kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Indeks dolar AS naik ke level tertinggi dalam 20 tahun, akhirnya membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya didorong oleh kekhawatiran bahwa kebijakan moneter akan lebih ketat untuk menjinakkan lonjakan inflasi yang merugikan ekonomi global.

Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak ekonomi, sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena meningkatkan kerugian memegang non-yielding bullion.

Departemen Tenaga Kerja AS telah melaporkan indeks harga konsumen (CPI) AS naik 8,3 persen tahun-ke-tahun di April 2022, sedikit lebih tinggi dari perkiraan 8,1 persen.

Namun, tingkat inflasi pada April 2022 lebih rendah dari 8,5 persen bulan sebelumnya, karena harga bensin turun dari rekor tertinggi, yang mengindikasikan inflasi mungkin telah mencapai puncaknya.

Realisasi inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan pada April 2022, sekali lagi menimbulkan kekhawatiran bahwa Bank Sentral AS perlu menaikkan suku bunga dengan cepat untuk menjinakkan inflasi.

Baca juga: Untuk Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi 135,7 Miliar Dolar AS

Dapatkan update berita pilihan dan berita terkini setiap hari dari Ramal.id. Ayo gabung di grup Telegram “Ramal.id News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, lalu gabung. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :