Ekspresi Oknum TNI Yang Tendang Suporter Kanjuruhan Saat Minta Maaf Jadi Sorotan

Seorang oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang pernah melakukan kekerasan terhadap suporter saat tragedi Stadion Kanjuruhan akhirnya meminta maaf kepada keluarga korban (02/10/22).

Melalui video yang diunggah akun Twitter @indring8, terlihat personel TNI yang didampingi komandannya sedang mengunjungi rumah salah satu korban yang mendapat tindak kekerasan berupa tendangan saat dibubarkan dari lokasi. Lapangan Stadion Kanjuruhan.

Dalam video tersebut, korban dan pelaku tampak mengobrol santai di ruang tamu sementara pelaku mengaku melakukan kesalahan saat melakukan perbuatan terpuji ini.

“Saya khilaf, bu,” ucap oknum TNI tersebut berbicara dengan ibu korban.

Mendengar pernyataan sang oknum, ibu korban tampak mengakui dirinya cukup menyesali perbuatan yang dilakukan oleh para oknum apalagi mengetahui anaknya tak berbuat kesalahan fatal hingga harus menerima kekerasan.

“Kalo anak saya memang salah, kalo dia ngerusak, ngerusuh, saya gakpapa, beneran. Tapi posisi anak saya gak ngapa-ngapain. Saya yang menyesali itu,” sahut ibu korban.

Memperjelas keadaan, seorang komandan yang tampak hadir dan duduk di dekat oknum TNI tersebut lantas turut memohon permintaan maaf dari keluarga korban.

“Iya kalo udah gini ya dimaafkan, karena udah ketemu langsung,” ujar sang ibu disambut tawa lega orang-orang yang ada di dalam ruangan.

Oknum TNI tersebut juga turut sempat melayangkan senyum beberapa kali mengikuti suasana yang ada di dalam ruangan, hal inilah yang akhirnya membuat video tersebut menuai banyak komentar publik, banyak netizen yang cukup terkejut karena menilai sang oknum masih bisa tersenyum usai kedapatan melakukan kekerasan dan sedang meminta maaf di depan ibu korban.

“Masih bisa senyum,” tulis @bal***

“Tapi seperti orang yang gak bikin salah,” ketik @abd***

“Masih bisa cengengesan aja, kayak gak punya dosa,” tambah @kud***

Meski begitu, banyak juga di antara netizen yang tetap menghargai kemauan anggota TNI tersebut dan menganggap anggota TNI itu sebagai ksatria karena telah berani mengakui perbuatannya.

 

Ikuti berita Ramal.id hari ini, terbaru dan terkini. Anda bisa bergabung mengikuti Ramal.id di Google News pada tautan ini.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :