Elon Musk dikunjungi Jokowi, disebut akan ‘mencoba beberapa kerja sama Tesla dan Space X dengan Indonesia’

Presiden Joko Widodo bertemu dengan konglomerat Elon Musk di pabrik roket Space X sebelum mengakhiri perjalanannya ke Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat. Musk disebut-sebut akan bekerja sama dengan Indonesia melalui dua produk andalannya, Tesla dan Space X.

Ini salah satu hasil pertemuan mereka saat Jokowi mengunjungi Musk di lokasi produksi roket Space X di Boca Chica, Amerika Serikat. Presiden Jokowi membahas dan meninjau pabrik produksi roket dengan Musk sebagai pendiri dan pemilik Space X.

Usai peninjauan, Presiden mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari perintahnya kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk berbicara dengan Elon Musk pada April lalu.

“Tindak lanjut perintah saya untuk berbicara dengan Elon mengenai investasi, mengenai teknologi, mengenai inovasi, dan sekarang saya ke sini dan bertemu langsung dengan Elon untuk mendiskusikan kerja sama yang akan datang,” kata Presiden Jokowi, seperti dimuat di situs web Kabinet. Sekretariat Republik Indonesia pada Minggu (15/05).

Selain diberitakan di situs Sekretariat Kabinet Indonesia, pertemuan kedua tokoh tersebut juga diposting di akun Twitter Presiden Jokowi.

Musk dalam kesempatan yang sama dikabarkan mengatakan sangat tertarik dengan masa depan Indonesia yang dinilai sangat optimistis dan memiliki energi positif.

“Saya rasa Indonesia memiliki potensi yang besar, dan saya rasa kita melalui Tesla dan Space X akan mencoba beberapa kerja sama dengan Indonesia,” kata Musk yang juga dikutip dari situs Sekretariat Indonesia.

Lebih lanjut, Musk juga dikatakan telah menyatakan minatnya untuk bekerjasama dengan Indonesia mengingat Indonesia memiliki potensi di banyak bidang.

“Kita akan melihat dari dekat bentuk kerja sama di banyak hal, karena Indonesia memiliki banyak potensi. Apalagi Indonesia memiliki jumlah populasi dan terus berkembang. Ini bagus karena kita membutuhkan banyak orang di masa depan,” lanjut Musk. , menurut Sekretariat Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga mengundang Musk untuk datang ke Indonesia. Menanggapi undangan tersebut, Musk menyatakan kesediaannya untuk datang akhir tahun ini.

“Mudah-mudahan di bulan November, terima kasih atas undangannya,” kata Musk, menurut situs Setkab.

“Saya kira, dia sangat tertarik sekali untuk segera datang ke Indonesia dan tadi saya sudah sampaikan untuk bisa datang di Indonesia,” kata Presiden Jokowi usai pertemuan dengan Musk yang berlangsung kurang lebih satu jam.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani.

Sebelum menerima kunjungan Jokowi, Musk juga telah dikunjungi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pada 25 April di fasilitas produksi Tesla di Austin, Texas.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Jodi Mahardi mengungkapkan mereka membahas baterai nikel dan listrik yang baru-baru ini dibicarakan Tesla dengan pemerintah Indonesia, setelah dua tahun sebelumnya negosiasi investasi gagal atau tidak sesuai dengan kesepakatan yang diminta Indonesia.

Jodi mengatakan Musk sudah mengirimkan timnya ke Indonesia. Menurut Jodi, hal itu dilakukan setelah Luhut menawarkan nikel Indonesia kepada Musk untuk memenuhi bahan baku pengembangan kendaraan listrik (EV) yang menjadi produk andalan Tesla.

“Pak Menko Marves dalam pertemuan menjelaskan kepada Elon Musk bahwa Indonesia bisa memenuhi kebutuhan nikel dengan standar environmental, social, and governance (ESG) yang tinggi, terutama dari aspek lingkungan dan emisi karbon,” katanya, 11 Mei.

“Sebagai follow up, Tesla sudah mengirimkan enam orang tim dari Tesla yang berkunjung ke Indonesia dan melakukan pembahasan-pembahasan yang terkait,” lanjut Jodi saat itu.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :