Google, Microsoft dan Amazon Bakal ‘Paksa’ Karyawan Kembali ke Kantor

Jakarta – Google akan mewajibkan karyawannya kembali bekerja tiga hari dalam seminggu. Sekadar informasi, sejak pandemi merebak, perusahaan selalu berharap para karyawannya dapat kembali bekerja di kantor.

Meski begitu, banyak karyawan yang menyuarakan keprihatinan dan mempertanyakan apakah kembali ke kantor memang benar-benar diperlukan.

Sebelumnya, dalam pertemuan virtual yang berlangsung baru-baru ini, Sundar Pichai, CEO Google, membacakan salah satu pernyataan yang paling banyak ditanyakan oleh karyawan Google.

“Google membuat rekor keuntungan selama pandemi. Mengapa Anda ingin menerapkan kembali bekerja di kantor?” Itulah pernyataan yang paling banyak ditanyakan karyawan Google kepada manajemen, seperti dikutip Gizchina, Rabu (6/4/2022).

Seperti diketahui, banyak perusahaan teknologi termasuk Google menghasilkan lebih banyak keuntungan selama pandemi. Hal ini berkat dukungan alat kolaborasi yang memungkinkan karyawan bekerja lebih fleksibel di luar kantor.

Kehidupan karyawan dan keluarganya pun semakin seimbang karena tidak perlu banyak menghabiskan waktu di luar rumah.

Dua pertiga karyawan berharap dapat sepenuhnya mengadopsi gaya bekerja dari rumah. Sementara itu, setengah dari karyawan dunia teknologi mengaku mempertimbangkan untuk mencari pekerjaan baru jika diperlukan.

 

Perusahaan Ingin Karyawan Kembali ke Kantor

Dengan begitu dapat diketahui adanya ketidaksesuaian harapan karyawan dengan perusahaan mengenai lingkungan kerja yang diharapkan.

Sekadar informasi, ada banyak perusahaan yang beberapa kali mengubah kebijakan sebelum memutuskan untuk kembali ke kantor.

Pada Juni 2022, Amazon membatalkan rencananya untuk kembali ke kantor. Amazon memungkinkan karyawan untuk kembali bekerja tiga hari seminggu, dan tidak memerlukan kehadiran penuh.

Amazon mengatakan manajemen akan terus belajar dan berkembang menjadi lebih baik. Sementara itu, Oktober lalu, perusahaan menyerahkan keputusan kembali ke kantor atau tidak kepada tim kerja masing-masing karyawan.

 

Masa Transisi sebelum Kembali ke Kantor

Sementara itu, Microsoft dan Google menambah masa transisi hingga 30 hari untuk memudahkan karyawan menyesuaikan diri saat kembali ke kantor.

Awalnya, Google adalah salah satu perusahaan pertama yang berencana membawa karyawan kembali bekerja di kantor musim semi lalu, sebelum infeksi Covid-19 di AS meningkat.

Saat itu, kata Google, karyawan bisa melamar kerja dari jarak jauh hingga 12 bulan, jika ada kebutuhan tertentu.

Sejak itu, manajemen Google melunak. Perusahaan kemudian mengatakan akan menyetujui 85 persen permintaan karyawan untuk bekerja dari tempat lain secara permanen.

Baru-baru ini dalam sebuah memo kepada karyawan, seorang eksekutif Google di bidang pencarian, periklanan, dan perdagangan menulis, “Anda semua sudah dewasa dan kami yakin Anda akan melakukan sesuatu untuk hidup Anda. Buat keputusan yang tepat untuk keluarga dan hidup Anda. Kami jangan berharap 100 persen hari kerja di kantor.”

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :