Gunung Krakatau Kembali Meletus dan Level Siaga III

Gunung berapi di sejumlah daerah di Indonesia mengeluarkan abu vulkanik. Gunung Anak Krakatau dilaporkan kembali meletus pada Jumat, 1 Juli 2022.

Gunung yang terletak di perairan Selat Sunda antara Provinsi Banten dan Lampung ini mengeluarkan abu vulkanik sekitar 500 meter di atas puncak.

Bahkan sebelumnya, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau sekitar 1.000 meter.

Tak hanya itu, letusan gunung berapi juga terjadi di Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Letusan tersebut mengeluarkan abu yang cukup tebal dengan ketinggian kurang lebih 1.300 meter di atas puncak gunung.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok Stanis Arakian mengatakan erupsi gunung di NTT terjadi pada pukul 16.29 WITA.

Semburan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu hitam dengan intensitas tebal ke arah timur laut.

Letusan Gunung Anak Krakatau sering terjadi dan terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 42 mm dan durasi 77 detik.

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau meletus pada Minggu, 24 April 2022.

Kolom abu yang diamati setelah Gunung Anak Krakatau meletus mencapai 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 1.657 meter di atas permukaan laut.

Akibat erupsi tersebut, status Gunung Anak Krakatau naik menjadi Level III (Siaga).

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki dilarang mendekati gunung berapi dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif (Ahmad Faruk Syaibani).

 

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :