Harga Emas Dunia Melonjak, Dipicu Melemahnya Dolar AS

JAKARTA, Ramal.id – Harga emas dunia melonjak pada akhir perdagangan Kamis waktu AS (Jumat pagi), didukung oleh penurunan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS, sehingga memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe-haven.

Selain itu, rilis data ketenagakerjaan AS yang lemah menambah kekhawatiran investor tentang kondisi ekonomi.

Mengutip CNBC, Jumat (20/5/2022), harga emas di pasar spot naik 1,4 persen menjadi 1.840,97 dolar AS per troy ounce. Demikian juga harga emas berjangka di Comex New York Exchange naik 1,4 persen ke level 1.841,2 dolar AS per troy ounce.

Baca Juga: Makin Gemerlap, Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Menjadi Rp 985.000 Per Gram Hari Ini

Dalam perdagangan Senin lalu, harga emas tergelincir mendekati level terendah dalam empat bulan, tetapi sekarang naik sekitar 3 persen sejak dolar AS mundur dari level tertinggi dalam 20 tahun.

“Dolar AS jatuh dan imbal hasil secara signifikan lebih rendah, yang merupakan kabar baik untuk emas,” kata Edward Moya, analis senior di Oanda.

Indeks dolar AS turun 1 persen, sementara imbal hasil Treasury AS turun ke level terendah dalam tiga minggu. Melemahnya dolar AS menarik bagi emas, karena membuat emas batangan lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Baca juga: Inflasi AS Sentuh 8,3 Persen, Mendekati Level Tertinggi dalam 40 Tahun

Emas sebagai tempat berlindung yang aman

Di sisi lain, meskipun data ketenagakerjaan AS pada awal Mei 2022 menunjukkan jumlah pengangguran berada pada level terendah sejak 1969, klaim pengangguran mingguan secara tak terduga naik dari pekan lalu.

“Emas menarik aliran safe-haven karena fokus telah bergeser ke kelemahan di AS dengan meningkatnya klaim pengangguran dan semua pembicaraan negatif tentang inflasi. Ada pesimisme yang cukup besar terhadap saham global,” jelas Moya.

Baca juga: Wall Street Berakhir Merah, Investor Masih Jual, Saham Ritel Masih Di Bawah Tekanan

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :