Heboh Buzzer Serang WA Pembicara di Space Twitter yang Bahas Kominfo, Nomornya Nyambung ke Dustin MLI

  • Whatsapp


Heboh Buzzer Serang WA Pembicara di Space Twitter yang Bahas Kominfo, Nomornya Nyambung ke Dustin MLI

Nama Dustin Tiffani menjadi sorotan setelah namanya terdeteksi sebagai pemilik nomor telepon yang meneror salah satu pembicara di Space Twitter yang membahas Kominfo.

Awalnya, pembicara yang disapa Hafiz itu mengaku mendapat teror dari nomor tak dikenal, setelah mengikuti Twitter Space dan menanyakan beberapa pertanyaan tentang Kominfo.

Setelah acara usai, ia justru mengalami kejadian yang tidak menyenangkan karena diteror oleh orang yang diduga sebagai buzzer.

Dalam terornya, pembicara menerima pesan ancaman, doxing, dan dipanggil beberapa kali.

“Hafiz, maksudnya apa tanya-tanya gitu di Twitter Space?,” ucap peneror.

“Hahaha k*nt*l, keluarga lo ya abis ini. Angkatlah pant*k,” ujarnya menambahkan.

Setelah ditelusuri melalui aplikasi pelacak identitas pemilik nomor telepon, netizen pun menemukan hal yang mengejutkan.

Begitu nomor si peneror dicari di aplikasi tersebut, ditemukan nama Dustin Tiffani sebagai pemiliknya.

Dalam tagar nama kontak nomor tersebut, tertera ‘Dustin MLI’, ‘Dustin Tiffani’, hingga ‘Dustin Zero Logic’ bertengger di sana.

Menanggapi hal itu, Dustin Tiffani pun angkat bicara dan membantah bahwa dia yang menjadi ‘dalang’ peneroran pembicara Space tersebut.

Dia menegaskan bahwa nomornya disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk melakukan teror dan doxing kepada orang lain.

Terlepas dari masalah nomor telepon itu, kebocoran informasi si pembicara membuat Kominfo kembali mendapat kecaman.

Pasalnya, janji mereka untuk melindungi informasi dan data pribadi masyarakat Indonesia melalui pendaftaran situs serta aplikasi ke PSE justru tidak terbukti.

Nyatanya, nomor dan data pribadi si pembicara bisa dengan mudahnya didapatkan pihak ketiga seperti itu.

Pendaftaran PSE Kominfo pun dipertanyakan netizen dan dinilai tidak berguna karena data milik masyarakat tetap bocor.

“Lalu apa fungsi PSE untuk platform asing yang wajib mendaftar ke Kominfo ? sedangkan data dalam saja bisa bocor seperti ini. Kominfo ngeclaim fungsi PSE adalah melindungi data pribadi warga negara Indonesia, tapi setelah kejadian ini sudah tidak bisa dibiarkan,” tutur akun @_bagasnanda_.

“Sebenarnya kebijakan PSE Kominfo ini baik tujuannya, tetapi banyak pihak Platform raksasa menolak daftar karena dengan alasan DATA PRIBADI usernya,” ujarnya.

“Mereka minta patuh karena di kandangnya padahal Platform raksasa juga punya kebijakan sendiri untuk keamanan data user,” ucapnya menambahkan

 

Related posts