Hotman Paris Berikan Dukungan Ke Nikita Mirzani dan Tidak Setuju Jika Harus Dipenjara

  • Whatsapp


Hotman Paris Berikan Dukungan Ke Nikita Mirzani dan Tidak Setuju Jika Harus Dipenjara

Hotman Paris Hutapea juga membahas penahanan Nikita Mirzani atas dugaan pencemaran nama baik Dito Mahendra.

Lewat unggahan di TikTok belum lama ini, Hotman Paris Hutapea menanyakan ke Kejaksaan Negeri Serang terkait pasal apa saja yang diduga Nikita Mirzani.

Read More

“Ada pertanyaan dari Hotman kepada kejaksaan. Pasal apa yang dituduhkan kepada Nikita Mirzani? Apakah ada pasal selain 27 ayat (3) UU ITE?,” ujar Hotman Paris Hutapea, dikutip Selasa (1/11/2022).

Hotman Paris Hutapea menjelaskan, seharusnya Nikita Mirzani tidak ditahan jika hanya dikenai pasal UU ITE.

“Kalau hanya UU ITE, ancaman hukumannya hanya 4 tahun. Sedangkan menurut KUHAP, kalau ancaman hukumannya di bawah 5 tahun, tidak boleh ditahan,” jelas Hotman Paris Hutapea.

Hotman Paris Hutapea kemudian meminta Kejaksaan Negeri Serang untuk segera memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang pasal apa saja yang diduga Nikita Mirzani.

“Tolong dijawab ke publik, karena banyak orang bertanya,” tutur Hotman Paris Hutapea.

Sekedar mengingatkan, Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Dito Mahendra di Polres Serang pada 16 Mei 2022 terkait dugaan pencemaran nama baik.

Dalam laporan Dito Mahendra, Nikita Mirzani dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) atau Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) UU ITE dan Pasal 311 KUHP.

Sejak awal, Nikita Mirzani dinilai tidak kooperatif karena dua kali mangkir pada 24 Juni dan 6 Juli 2022. Bahkan presenter dijemput paksa pada 21 Juli 2022.

Pada 22 Juli 2022, penyidik ​​Polres Serang mengumumkan penahanan Nikita Mirzani. Namun penahanan itu dihentikan tak lama setelah konferensi pers atas alasan kemanusiaan.

Meski begitu, Nikita Mirzani tetap berstatus tersangka akibat laporan Dito Mahendra dan wajib melapor ke Polres Serang setiap minggunya.

Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, Kejaksaan Negeri Serang memutuskan menahan Nikita Mirzani pada 25 Oktober 2022 demi kelancaran proses hukum.

Nikita Mirzani kemudian mengajukan permohonan penangguhan penahanan melalui kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.

Dimana dalam permohonan penangguhan penahanan, Ferdinand Hutahaean menjadi salah satu penjamin bagi Nikita Mirzani untuk tidak kabur dari proses hukum.

Kejaksaan Negeri Serang mengatakan, permohonan penangguhan penahanan Nikita Mirzani tidak dikabulkan demi menjaga kelancaran proses hukum.

Related posts