Inflasi mendorong harga emas dunia ke tren yang lebih lemah pada kuartal ketiga 2022

JAKARTA, Ramal.id – Terjadinya inflasi global di beberapa negara mendorong pergerakan harga emas dunia dalam tren melemah. Litbang BKDI, Taufan Dimas Hareva, mengatakan harga emas dunia akhir-akhir ini turun hingga mencapai nilai support 1.689,93 dolar AS per troy ounce.

“Komoditas emas juga menjadi sesuatu yang sangat banyak diperhatikan dan diperbincangkan akhir-akhir ini. Inflasi yang terjadi di berbagai negara membuat harga emas akhir-akhir ini turun hingga mencapai nilai support 1.689,93 dolar AS per troy ounce,” kata Taufan dalam siaran pers, Rabu (20/7/2022).

Namun pergerakan positif terjadi pada Senin (18/7/2022), dimana harga emas dunia sempat menguat hingga menyentuh zona 1.712,82 per troy ounce. Menurut Taufan, fluktuasi harga emas disebabkan oleh kondisi geopolitik dan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Saham Mulai Naik, Harga Minyak Mentah Dunia Turun

“Berdasarkan data riset BKDI, harga emas saat ini menunjukkan tren penurunan. Namun, masih ada potensi harga emas untuk terus naik jika ada kebijakan dari The Fed untuk mengembalikan kondisi ekonomi semula,” tambah Taufan.

Pergerakan valas juga mengalami perubahan dan cenderung melemah, karena dihadapkan pada inflasi tinggi yang mendorong dolar AS bergerak liar. Indeks Dolar AS menyentuh titik tertingginya di level 108.

Selain itu, inflasi juga terjadi di salah satu negara Asia yaitu Jepang sebesar 2,5 persen yang dinilai cukup tinggi, dan berdampak pada melemahnya nilai tukar Yen. Litbang, Revandra Aritama menilai, meski telah dilakukan berbagai kebijakan, inflasi yang tinggi di Amerika Serikat tetap tidak dapat dihindari.

Baca juga: Wall Street Kembali Naik, Indeks Saham Utama AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Awal Juni

“Hal ini meningkatkan potensi bahwa The Fed akan terus agresif dalam memerangi inflasi melalui kebijakan populernya menaikkan suku bunga. Dampak melemahnya nilai tukar Yen bagi Jepang akan mengakibatkan harga komoditas impor, biaya produksi dan barang menjadi mahal,” kata Revandra.

Berdasarkan Bloomberg, pagi ini harga emas dunia di pasar spot berada pada level 1.695 dollar AS per troy ounce atau turun 1,78 persen.

Baca juga: Melanjutkan tren penguatan, IHSG berpotensi tembus 6.900 hari ini

Dapatkan update berita pilihan dan berita terkini setiap hari dari Ramal.id. Jom join grup Telegram “Ramal.id News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, lalu join. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :