Isi Kandungan Al Insyirah: Allah Beri Kemudahan dalam Kesulitan

Surah Al Insyirah atau Asy Syarh adalah surah ke-94 dalam urutan Al-Qur’an. Isi surat Al Insyirah salah satunya yaitu janji Allah SWT yang akan memberikan kemudahan kepada hamba-Nya.
Kata Al Insyirah berarti ‘membuka’, yaitu membuka dada Nabi SAW. M Khalilurrahman Al Mahfani dalam bukunya Juz Amma Tajwid Berwarna & Terjemahannya, mengatakan bahwa surah ini disebut juga dengan Alam Nasyrah dan As-Syarh (nama ini umumnya berlaku di Timur Tengah, khususnya Arab Saudi).

Menurut Imam As-Suyuthi dalam bukunya Asbabun Nuzul, surah ini turun ketika kaum musyrikin memperolok-olok kaum muslimin karena kefakiran mereka. Berkenaan dengan turunnya ayat keenam surah ini Rasulullah SAW bersabda:
“Bergembiralah kalian karena akan datang kemudahan bagi kalian.” (HR Ibnu Jarir At Thobari dari Al Hasan).

Bunyi Surah Al Insyirah Ayat 1-8
Al Insyirah terdiri dari delapan ayat. Berikut bacaan Arab dan terjemahannya dari ayat 1-8.

اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَۙ – ١
2. Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَۙ – ٢
2. dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu,

الَّذِيْٓ اَنْقَضَ ظَهْرَكَۙ – ٣
3. yang memberatkan punggungmu,

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ – ٤
4. dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu.

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ – ٥
5. Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan,

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ – ٦
6. sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.

فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ – ٧
7. Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),

وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ ࣖ – ٨
8. dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.

Isi Kandungan Surah Al Insyirah

Mengutip buku At-Tadzkir yang disusun oleh Tim Genta Hidayah, di antara pokok isi kandungan Al Insyirah menegaskan tentang kenikmatan Allah SWT yang dikaruniakan kepada Rasulullah SAW, janji akan kemudahan, menghilangkan bencana, dan kabar gembira atas kemenangan yang sudah dekat.

Dalam surah ini, Allah SWT juga memerintahkan kepada hamba-Nya agar beribadah sebagai bentuk mensyukuri nikmat yang Dia berikan dan bertakwa hanya mengharapkan ridha-Nya.

Menurut tafsir Kementerian Agama (Kemenag), isi kandungan surah Al Insyirah ayat lima dan enam ini, Allah SWT mengungkapkan bahwa sesungguhnya di dalam setiap kesempitan, terdapat kelapangan dan di dalam setiap kekurangan sarana untuk mencapai suatu keinginan, terdapat pula jalan keluar.

“Namun demikian, dalam usaha untuk meraih sesuatu itu, harus tetap berpegang pada kesabaran dan tawakal kepada Allah. Ini adalah sifat Nabi SAW, baik sebelum beliau diangkat menjadi rasul maupun sesudahnya, ketika beliau terdesak menghadapi tantangan kaumnya,” tulis Kemenag dalam tafsirnya.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :