Jadi Tersangka Kasus Minyak Goreng, Ini Profil dan Harta Kekayaan Dirjen Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana

Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah menetapkan 4 tersangka dalam kasus pelanggaran ketentuan Fasilitas Ekspor Minyak Goreng 2021-2022.

Selasa (19/4/2022), tersangka pertama adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana.

Selain itu, ada tiga tersangka yang merupakan petinggi di tiga perusahaan pengelola sawit.

“Tersangka ditetapkan 4 orang. Pertama, pejabat eselon 1 pada Kementerian Perdagangan, bernama IWW Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag,” kata Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin,” kata Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Selasa (19/4/2022).

Lantas, seperti apa profilnya, dan berapa kekayaan yang dimiliki Indrasari Wisnu Wardhana?

Profil Dirjen Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana
Dilansir dari Kemendag.go.id, Indrasari Wisnu Wardhana dilantik sebagai Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 6 Agustus 2019.

Indrasari Wisnu Wardhana menggantikan Oke Nurwan yang saat itu dilantik sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perdagangan.

Sebelum menjadi Direktur Perdagangan Luar Negeri, Indrasari Wisnu Wardhana menjabat sebagai Direktur Impor pada tahun 2018 menggantikan Veri Anggriono.

Serah terima jabatan dipimpin oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan pada 16 Januari 2018.

Kurang dari setahun, tepatnya pada 20 Juli 2018, Indrasari Wisnu Wardhana menduduki jabatan baru sebagai Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Jabatan Direktur Impor yang ditinggalkan Indrasari kemudian dijabat oleh Ani Mulyati.

Indrasari menjadi Komisaris PT Perkebunan Nusantara III

Tak hanya itu, Indrasari Wisnu Wardhana juga menjabat sebagai Komisaris PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III.

Ia diangkat oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Pengangkatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor SK-398/MBU/10/2021 dan Nomor SK-399/MBU/10/2021 tanggal 10 Desember 2021.

Surat tersebut berisi tentang Pengangkatan Komisaris Utama dan Pengangkatan Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Dalam laman resmi Kementerian Perdagangan disebutkan bahwa Indrasari Wisnu Wardhana berkantor di Jalan M.I Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Gedung Induk Kementerian Perdagangan Lantai 9.

 

Kekayaan Indrasari Wisnu Wardhana

Dilansir dari situs resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Indrasari terakhir melaporkan kekayaannya pada tahun 2020. Saat itu, Indrasari menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga di Kementerian Perdagangan. Total kekayaannya Rp 4,4 miliar (tepatnya Rp 4.487.912.637).

Sebagian besar asetnya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp. 3,35 miliar. Tanah dan bangunan miliknya, dua di antaranya di Tangerang Selatan (Tangsel) dan satu di Kota Bogor. Selain itu, kekayaannya berupa kas dan setara kas sebesar Rp872 juta (tepatnya Rp872.960.609).

Indrasari juga memiliki aset lain berupa unit sepeda motor Honda Scoopy 2016 senilai Rp 10,5 juta. Selain itu, ada Honda Civic 2017 seharga Rp 435 juta. Kedua kendaraan tersebut memiliki nilai total Rp. 445 juta. Ia tercatat memiliki harta bergerak lainnya sekitar Rp. 68,2 juta. Selain itu, Indrasari juga memiliki utang sebesar Rp 248 juta (Rp 248.747.972).

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :