Janji Rizky Billar ke Ayah Lesti Kejora Kembali Jadi Sorotan

Rumah tangga Rizky Billar dan Lesti Kejora sedang diterpa isu tak sedap. Penari jebolan ajang pencarian bakat itu melaporkan suaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan. Lesti melaporkan ada tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Rizky Billar.

Banyaknya terkait isu KDRT membuat publik penasaran dengan apa yang dikatakan Billar saat melamar Lesti. Sebab, berbanding terbalik dengan kenyataan saat ini.

Sebelum melamar Lesti Kejora, Rizky Billar sempat menyampaikan pesan dan meminta izin kepada Endang Mulyana untuk menikahi putrinya.

“Sampai hari ini tiba saya memutuskan sudah menemukan wanita itu. Tujuan saya hari ini adalah saya seorang anak biasa ini, anak yang ingin menyempurnakan separuh agamanya, meminta kepada ayah yang sedari dini sudah memberikan benih kesantunan, rasa menghargai yang tinggi sampai akhirnya putri itu tumbuh jadi wanita yang cerdas, tangguh, mandiri yang kita kenal dengan Lesti Kejora,” ucap Rizky Billar kepada Ayah Lesti pada momen lamaran mereka.

“Tapi saya ada dua pesan yang ingin saya sampaikan, saya seorang anak biasa ini tidak mampu menggantikan cinta putri ke ayahnya. Tapi insya allah pekerjaan saya akan mudah karena saya hanya meneruskan benih yang sudah ditanam,” sambungnya.

Rizky Billar pun menyampaikan dirinya berjanji akan membahagiakan Lesti Kejora semampunya. Keduanya pun akhirnya menikah pada pertengahan Agustus 2021 lalu.

“Saya tidak berjanji akan membahagiakan putri bapak, tapi saya akan bekerja semampu saya sekeras saya untuk membahagiakan putri bapak. Semoga saya dan keluarga saya bisa menjadi bagian dari keluarga bapak. Saya ingin menyempurnakan ibadah saya, saya ingin menikah dengan dede,” ucap Rizky Billar.

Ternyata janji yang diucapkan Rizky Billar tidak terbukti hingga saat ini. Sebab, Lesti Kejora telah melaporkan suaminya itu atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia melaporkan Rizky Billar ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan menyampaikan kasus KDRT itu terjadi pada Rabu, 28 September 2022 sekitar pukul 02.30 WIB dan 10.00 WIB di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

“Terlapor emosi dan melakukan berusaha mendorong korban dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga korban terjatuh ke lantai dan hal tersebut dilakukan berulang-ulang,” ujar Kombes Pol E Zulpan.

Ikuti berita Ramal.id hari ini, terbaru dan terkini. Anda bisa bergabung mengikuti Ramal.id di Google News pada tautan ini.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :