Jenazah Eks Komisioner KPU Viryan Aziz Tiba di Pontianak

Jakarta Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz meninggal dunia. Jenazahnya akan dimakamkan di Pontianak, Kalimantan Barat.

Berdasarkan siaran langsung di akun Youtube KPU RI, Sabtu (21/5/2022), pesawat yang membawa jenazah Viryan Aziz dari Bandara Internasional Soekarno Hatta itu terpantau mendarat di Bandara Internasional Supaido Pontianak sekitar pukul 15.28 WIB atau 16.28 WITA.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari beserta jajaran KPU RI dan Provinsi Kalbar, serta Pemprov Kalbar juga terlihat di lokasi untuk menyambut kedatangan jenazah Viryan Aziz.

Jenazah Viryan Aziz rencananya akan dibawa ke Kantor Gubernur Provinsi Kalbar untuk prosesi penyambutan jenazah sebelum dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Anggota KPU periode 2017-2022, Viryan Aziz, meninggal dunia sekitar pukul 02.37 WIB dini hari tadi di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, setelah sebelumnya dirawat sejak Senin, 16 Mei 2022.

Sebelum menjadi anggota KPU, Viryan Aziz menjabat sebagai anggota KPU Kota Pontianak periode 2003-2008 dan 2008-2013, serta KPU Provinsi Kalimantan Barat periode 2013-2017. Pengalamannya membuat almarhum menjadi sosok yang dianggap sangat pengertian dan berperan penting dalam pelaksanaan pemilu dan pilkada.

Sebelumnya, jenazah mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz akan dimakamkan di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (21/5/2022). Jenazah akan diterbangkan dari Jakarta ke Pontianak dengan pesawat Sabtu sore ini.

“Almarhum akan dimakamkan di Pontianak. Tadi infonya pakai (pesawat) Batik jam 1 (siang),” jelas Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ade Irfan Pulungan saat dikonfirmasi, Sabtu.

Irfan yang merupakan teman dari Viryan Aziz itu mengatakan, jenazah Komisioner KPU periode 2017-2022 itu akan dimakamkan usai salat Ashar. Sebelum itu, jenazah terlebih dahulu disalatkan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

“Rencananya informasi dari keluarga, (dimakamkan) Ashar ya di sana,” ucap dia.

Irfan mengenal sosok Viryan Aziz lebih dari 20 tahun sejak 1993. Dia pun turut berduka cita atas kepergian Viryan.

Di matanya, Viryan merupakan sosok yang bersahaja, selalu ceria, dan gemar berdiskusi serta mampu mencari solusi. Irfan dan Viryan adalah teman masa kuliah dan pernah dalam satu organisasi yang sama.

“Kami merasa kehilangan. Karena sejak kuliah, bersama-sama dengan beliau Universitas Tanjungpura Pontianak di FE (Fakultas Ekonomi), saya Fakultas Hukum, sama sama beraktivitas di HMI cabang Pontianak sama-sama jadi kader dan aktivis di organisasi,” tutur Irfan.

Viryan sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit akibat penyakit stroke yang dideritanya. Almarhum dikabarkan sudah menjalani dua kali operasi.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima disisi Allah SWT. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kelapangan hati oleh Allah SWT,” ujar Arief.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022 Viryan Aziz.

“Mas Viryan ini anggota KPU yang bekerja dengan gigih, pekerja keras dan bekerja hingga tuntas,” tutur Hasyim dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022).

Menurut Hasyim, selama bertugas ada semboyan yang sangat dikenal dan mengingatkan kepada sosok Viryan Aziz.

“Selama ini Mas Viryan mengampu divisi data pemilih, karena itu semboyan yang paling kita ingat adalah ‘detail by name by address’. Semoga almarhum husnul khatimah,” kata Hasyim.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :