Jusuf Hamka Makan Nasi Uduk di Pinggir Jalan, Pilih Lauk Semur Jengkol

Jakarta – Jusuf Hamka dikenal sebagai pengusaha sukses yang gemar menyantap jajanan pinggir jalan. Belum lama ini ia terlihat mengunjungi warung nasi uduk Betawi, Bang Udin. Dia lapar makan rebusan jengkol!
Orang mengenal Jusuf Hamka sebagai pengusaha sukses, merakyat, dan dermawan. Ia pernah menggagas gerakan jual beras kuning hanya Rp. 3.000 untuk siapa saja yang lapar dan ingin makan enak.

Di awal tahun 2018, beliau membuka gerai nasi kuning pertama di kantor PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara. Jusuf Hamka bekerja sama dengan warung makan di sekitar kantornya dalam memasok beras kuning.

Syaratnya nasi kuning harus dibuat tanpa santan agar lebih awet dan bisa dibagikan jika tidak habis terjual. Sasaran pembeli dan penerima beras kuning ini adalah seluruh elemen masyarakat, bahkan masyarakat yang mampu pun bisa membelinya jika mau.

Pria yang kerap disapa bos jalan tol ini juga kerap mengunggah momen-momen kuliner serunya di Instagram. Bukan di tempat makan yang mewah, tapi di trotoar atau pinggir jalan.

Pria berusia 64 tahun ini tak segan-segan makan langsung di sana. Dia dengan santai berbaur dengan orang-orang dan bahkan berbicara dengan mereka.

Salah satu yang terbaru, Jusuf Hamka mampir ke Nasi Uduk Betawi Bang Udin (13/3/2022). Toko ini terletak di l. Palmera Barat No.25A, Jakarta Barat.

“Malam ini jam 19 saya makan jengkol khas Betawi yang legendaris. Tempatnya di warung pinggir jalan 5. Nasi Uduk Bang Udin, di perempatan Palmerah dan jalan Rawa Belong,” ujarnya dalam keterangan video.

Sebelum makan, Jusuf Hamka terlihat menyapa para pengunjung yang ada di sana. Sayangnya, ia tidak bisa makan di tempat karena warung nasi uduk legendaris itu ramai pengunjung.

“Awalnya saya mau antri karena tempat duduknya penuh, tapi saya disuruh masuk duluan dan disuruh duduk di tempatnya,” kata mualaf.

Jusuf Hamka memilih makan nasi uduk dengan lauk rebusan jengkol, telur dadar, dan ikan teri cabai. “Rebusan jengkolnya top. Jengkinya jengki,” katanya girang sambil makan.

Ia pun meminta izin untuk mentraktir semua pengunjung yang ada di sana. Usai menebar kebaikan, Jusuf Hamka mendapat rejeki dari seorang pengunjung.

“Ada ibu-ibu yang mendapat telepon dari suaminya dan meminta video call ke saya. Dan yang lebih mengejutkan lagi, suami ibu tersebut ingin memberi saya dua rangkap Pedang Nabi untuk dipajang di Masjid Babah Alin Desari,” lanjutnya.

Soal nasi uduk yang disantap Jusuf Hamka, tempat ini sudah melegenda karena sudah ada sejak 1986. Nasi Uduk Betawi Bang Udin menawarkan lauk semur jengkol yang disukai banyak pengunjung karena teksturnya yang lembut dan tidak berbau.

Selain itu, ada juga lauk pauk seperti ayam goreng, pepes teri, bakwan udang, rendang ampela, telur, dan kue. Buka dari sore hingga dini hari, warung nasi uduk ini kerap dipadati pembeli.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :