Pastor Andrey Sindir Daniel Mananta yang Sebut Ada Roh Jahat Di Patung Yesus: Suka Banget Ngomongin Setan Daniel Perlu Belajar Lagi

Daniel Mananta baru-baru ini menjadi sorotan saat mengaku sependapat dengan Ustaz Abdul Somad bahwa ada roh jahat di dalam patung yang disembah.

Pernyataan ini memancing kemarahan beberapa pemuka agama termasuk seorang Pendeta bernama Andrey Thunggal yang memberikan surat terbuka kepadanya kepada mantan VJ tersebut.

Sebelumnya Daniel Mananta memberikan pernyataan tentang roh jahat di dalam patung tersebut. Ia mengutip Kitab Yesaya 4 ayat 13 sampai 20 yang berisi tentang seseorang yang menggunakan kayu dan digunakan untuk menghangatkan badan dan memasak makanan.

Tetapi kayunya pun harus dibuat patung dan disembah. Menurutnya, hal itu bodoh.

“Di situ Tuhan sendiri sampai bilang kalau, ‘ini kayu yang lo gunakan untuk membuat patung yang cantik, yang indah, yang ganteng, dan patung yang sama lo gunakan buat masak, buat bakar kayu untuk menghangatkan badan lo, dan habis itu patung yang sama yang lo gunakan tiba-tiba lo sembah-sembah’. Itu bodoh,” kata Daniel Mananta dalam konten TikTok-nya.

Pernyataan Daniel Mananta menarik perhatian Pastor Andrey Thunggal. Ia dengan tegas mengaku tidak setuju dengan pernyataan mantan VJ tersebut dan meminta untuk membaca Kitab Habakuk 2 ayat 19.

“Saya pikir begini, loh, akhirnya dari sini kalau misalnya Daniel kemudian mengangkat ayat dari Yesaya tersebut, Daniel harus lihat Habakuk ini. Menurut bro Daniel gimana?” kata pastor GKY citra Garden ini, mengutip kanal YouTube-nya.

Selanjutnya, Pendeta ini mempertanyakan preferensi Daniel untuk roh jahat atau setan.

“Suka banget ngomongin setan-setan. Ya saya juga bingung. Saya juga males ngomongin setan-setanan ya,” kata Pastor Andrey Thunggal.

“Secara filsafat agama, mungkin Daniel perlu belajar lagi. Maksudnya melihat sebenarnya ini tidak semata-mata menyembah patung,” sambungnya terhadap pernyataan Daniel Mananta.

Ikuti berita Ramal.id hari ini, terbaru dan terkini. Anda bisa bergabung mengikuti Ramal.id di Google News pada tautan ini.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :