Peringatan Bandung Lautan Api, Simak Lagi Sejarahnya

Jakarta – Lautan Api Bandung diperingati untuk memperingati pengosongan kota Bandung agar tidak dikuasai penjajah. Lantas, bagaimana sejarah dari tugu peringatan Bandung Ocean of Fire?
Apa tujuan dari peringatan tersebut? Berikut informasinya.

Peringatan Lautan Api Bandung: Perjuangan Perebutan Kekuasaan Kota Bandung

Peringatan Bandung Lautan Api dilatarbelakangi oleh pertempuran antara pahlawan Indonesia dengan penjajah Belanda. Menurut situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, penjajah Belanda berniat menguasai Kota Bandung dengan mengeluarkan ultimatum agar masyarakat sipil segera mengosongkan wilayah tersebut.

Bandung Lautan Api Peringatan: Kekacauan Dimulai oleh Belanda

Peristiwa besar itu dimulai ketika orang-orang Belanda yang baru saja dibebaskan dari penjara mulai melakukan tindakan yang mengganggu keamanan nasional. Bentrokan antara pasukan Sekutu dan Tentara Republik Indonesia (TRI) pun tak terhindarkan.

Peringatan Bandung Lautan Api: Ultimatum Sekutu untuk Warga Bandung
Tiga hari setelah penyerangan markas Sekutu, Brigade MacDonald menyampaikan ultimatum kepada Gubernur Jawa Barat agar segera mengosongkan wilayah Bandung Utara oleh seluruh warga negara Indonesia, termasuk angkatan bersenjata. Kebijakan dalam ultimatum tersebut antara lain:

Ultimatum tersebut harus dilaksanakan paling lambat pukul 12.00 tanggal 29 November 1945.

Sekutu menjadikan kota Bandung Utara sebagai wilayah kekuasaannya, sedangkan Bandung Selatan berada di bawah kendali pemerintah Indonesia.
Ultimatum tersebut dijawab oleh pasukan Indonesia dengan mendirikan pos-pos gerilya di berbagai tempat. Memasuki awal tahun 1946, pertempuran antara Sekutu dan TRI semakin panas.

Bandung Ocean of Fire Warning: Peringatan Ultimatum Kedua oleh Sekutu

Pada tanggal 23 Maret 1946, Sekutu memberikan ultimatum kedua kepada Perdana Menteri Syahrir agar Bandung dikosongkan paling lambat pukul 24.00 pada tanggal 24 Maret 1946. Pasukan Indonesia diharapkan meninggalkan Bandung Selatan 10 sampai 11 kilometer dari pusat kota.

Jenderal Mayor Nasution menolak ultimatum tersebut karena tidak mungkin memindahkan ribuan pasukan dalam waktu singkat. Dalam pertemuan Nasution dengan Panglima TRI dan pejabat pemerintah, dicapai kesepakatan untuk membakar Bandung sebelum kota itu ditinggalkan.

Peringatan Bandung Lautan Api: Lokasi-lokasi di Bandung yang Dibakar

Rencananya, Bandung akan dikosongkan pada 24 Maret pukul 00.00. Ternyata, pembakaran dilakukan lebih awal pada pukul 21.00. Pasca peristiwa pembakaran tersebut, masyarakat resmi meninggalkan kota Bandung. Selain itu, bangunan yang diledakkan adalah:

Bank Rakyat di Bandung
daerah Banceuy
Jangkrik daerah
daerah braga
daerah Tegalega
Asrama Tentara Rakyat Indonesia (TRI)

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :