Puasa Asyura, Ini Bacaan Niat dan Keutamaannya

Umat Islam biasanya melaksanakan sunnah puasa Asyura di bulan Muharram.

Puasa Asyura bisa dilakukan pada 10 Muharram. Asyura artinya sepuluh. Oleh karena itu, puasa Asyura dilakukan pada hari kesepuluh bulan Muharram.

Tahun ini, puasa Asyura pada 10 Muharram jatuh pada 8 Agustus 2022.

Hari Asyura ada bukan tanpa alasan, karena ada latar belakang sejarah pentingnya.

Sama seperti puasa pada umumnya, Puasa Asyura pada 10 Muharram diawali dengan niat.

Berikut adalah maksud, latin, dan artinya yang mudah diucapkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaai sunnati ‘aasyuraa lillahi ta’alaa

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah SWT.”

Di antara keutamaan puasa Asyura ialah bisa menghapus dosa setahun yang lalu.

Rasulullah sangat menekankan puasa Asyura di bulan Muharram, sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang artinya; “… Dan puasa di hari ‘Asyura’ saya berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu.”

Dilihat dari historis, puasa Asyura telah dikenal oleh orang-orang Quraisy sebelum datangnya Rasulullah SAW. Mereka juga berpuasa pada hari tersebut.

Hal itu berdasarkan hadits dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha yang berkata,

“Dulu hari ‘Asyura, orang-orang Quraisy mempuasainya di masa Jahiliyah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mempuasainya. Ketika beliau pindah ke Madinah, beliau mempuasainya dan menyuruh orang-orang untuk berpuasa. Ketika diwajibkan puasa Ramadhan, beliau meninggalkan puasa ‘Asyura’. Barang siapa yang ingin, maka silakan berpuasa. Barang siapa yang tidak ingin, maka silakan meninggalkannya.”

 

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :