Sederet Pemimpin Dunia Temui MBZ di UEA, Berduka Sheikh Khalifa Wafat

Para pemimpin dunia mengunjungi Pangeran Mohamed bin Zayed (MBZ) di Uni Emirat Arab untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya saudara laki-laki presiden, Sheikh Khalifa.
Presiden Joko Widodo singgah sebentar di UEA dalam perjalanan pulang dari Amerika Serikat. Jokowi dan rombongan tiba di Bandara Internasional Abu Dhabi pada pukul 15.50 waktu setempat.

Setibanya di Abu Dhabi, Jokowi langsung menuju lokasi penyampaian belasungkawa atas Penerbangan Presiden yang masih berada di dalam area bandara.

“Innalillahi wainnalillahirajiun. Atas nama pemerintah, atas nama masyarakat Indonesia, saya menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Sheikh Khalifa dan semoga beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” kata Jokowi.

Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengunjungi UEA untuk menyampaikan belasungkawa kepada MBZ. Dia menekankan bahwa UEA dapat “mengandalkan persahabatan Prancis.”

Sementara itu, Presiden Israel, Isaac Herzog, juga bersiap untuk lepas landas ke UEA. Dia menyatakan bahwa hubungan antara UEA dan Israel, yang baru terjalin dua tahun lalu, merupakan aset bagi kawasan.

Di sisi lain, Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga datang ke UEA untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada MBZ. Selain itu, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, juga dijadwalkan terbang ke UEA.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, juga mengirimkan wakilnya, Kamala Harris, untuk bertemu dengan MBZ pada Senin (16/5) waktu setempat.

Beberapa pemimpin negara Arab telah mengunjungi UEA, termasuk Arab Saudi. Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengirim utusannya karena ayahnya baru saja dirawat di rumah sakit.

MBZ telah menjadi pemimpin de facto UEA sejak 2014, setelah Sheikh Khalifa menjalani operasi setelah stroke dan tidak lagi muncul di depan umum.

Setelah kematian Sheikh Khalifa, Dewan Federal Tertinggi UEA secara resmi memilih MBZ sebagai presiden. Dia juga ditunjuk sebagai pemimpin Abu Dhabi, yang mengendalikan sebagian besar pendapatan minyak negara itu.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :