Sejarah April Mop di Tanggal 1 April, Perayaan Prank Sedunia

Tanggal 1 April hari ini dikenal dengan April Mop atau dikenal juga dengan April Mop. Pada hari ini, setiap orang diberikan izin sesaat untuk melakukan kebohongan, lelucon, atau lelucon lainnya demi kesenangan. Di penghujung hari, pelakunya akan membuka kedoknya dengan berteriak keras dan bangga, “April Mop!” pada korban. Seharusnya tidak ada perasaan marah atau emosi negatif lainnya yang muncul saat menjadi korban tradisi April Mop ini, menurutnya.

Bagi sebagian orang yang menyukai lelucon, April Mop merupakan momen yang sangat dinanti. Namun ada juga yang tidak suka karena harus terus khawatir atau curiga akan menjadi korban prank orang lain.

Sejarah Hari April Mop, hari kebebasan prank sedunia

April Mop adalah salah satu perayaan paling populer yang diakui di seluruh dunia, terlepas dari negara, agama, dan kelas ekonomi. Pada saat ini, anak-anak mengerjai orang tua mereka, atasan mengerjai bawahan atau rekan kerja di kantor, dan anak sekolah melakukannya pada teman-teman mereka. Belakangan ini sejumlah brand dan perusahaan juga kerap melakukan aksi prank dengan merilis produk atau berita yang belakangan diklaim sebagai lelucon belaka.

Uniknya, tidak ada yang benar-benar memahami sejarah dan asal mula perayaan lawakan ini. Namun, beberapa sejarawan berspekulasi bahwa Hari April Mop dimulai pada tahun 1582, ketika Prancis beralih dari kalender Julian ke kalender Gregorian. Dalam penanggalan Julian, seperti dalam penanggalan Hindu, tahun baru diawali dengan ekuinoks musim semi sekitar tanggal 1 April. Orang yang lambat mendapatkan berita atau tidak menyadari bahwa awal tahun baru telah pindah ke tanggal 1 Januari dan terus berlanjut. merayakannya selama minggu terakhir bulan Maret. Hal ini kemudian membuat 1 April menjadi lelucon di masyarakat dan disebut April Mop. Lelucon pada saat itu termasuk menempelkan ikan kertas di punggung mereka dan disebut sebagai “poisson d’avril” (ikan April), dikatakan melambangkan ikan muda yang mudah ditangkap dan orang yang mudah tertipu.

Ada juga spekulasi bahwa Hari April Mop terkait dengan titik balik musim semi, atau hari pertama musim semi di belahan bumi utara. Saat itu, alam menipu manusia dengan cuaca yang berubah-ubah dan tak terduga. Perayaan April Mop kemudian menyebar ke seluruh Inggris selama abad ke-18, termasuk Skotlandia yang merayakan tradisi ini dengan acara dua hari. Lelucon itu dimulai dengan “perburuan gowk”, ketika orang dikirim untuk tugas palsu (gowk adalah kata untuk kukuk, simbol untuk orang bodoh). Ini akan diikuti oleh Tailie Day, yang melibatkan lelucon yang dimainkan di pantat orang, seperti menjepit ekor palsu atau tanda “tendang aku”. Sementara itu, orang Yunani percaya bahwa jika kita berhasil menipu orang lain di Hari April Mop, maka akan membawa keberuntungan sepanjang tahun. Di bagian negara itu, curah hujan pada 1 April dikatakan memiliki kemampuan penyembuhan sehingga lelucon selalu dilakukan, bukan hanya untuk bersenang-senang.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :