Seret Sejumlah Artis, Apa Itu Investasi Bodong DNA Pro?

Satgas Waspada Investasi atau SWI menyebutkan ada 20 entitas yang ditemukan melakukan kegiatan investasi ilegal dalam berbagai bentuk. Robot perdagangan DNA Pro adalah salah satunya. Dari penelusuran, platform yang menggunakan sistem multi level marketing (MLM) itu berasal dari perusahaan bernama PT DNA Pro Akademi. Nah, robot trading yang disediakan oleh DNA Pro ini bertugas menganalisis saham dan obligasi menggunakan algoritma. Namun dalam proses operasionalnya, DNA Pro menerapkan sistem penjualan dengan skema ponzi. Di sisi lain, para member juga diharuskan untuk mengajak member baru sebanyak-banyaknya dengan iming-iming bonus yang besar.

Nantinya, para anggota ini akan mendapatkan keuntungan berdasarkan jumlah transaksi yang dilakukan oleh anggota baru yang direkrut.

Selain itu, ia juga menawarkan keuntungan satu persen setiap hari melalui investasi emas atau Forex bekerja sama dengan Alfa Success Corporation, serta berbagai bonus, seperti penjualan robot tingkat 15, bonus pembagian keuntungan 5 tingkat, dan bonus 5 tingkat. bonus jaringan tingkat. Selain itu, saat ini kasus DNA Pro sendiri diketahui telah menyeret sejumlah nama dari kalangan artis. Mereka antara lain Ivan Gunawan yang didapuk sebagai brand ambassador, Ello, Rossa, Yosi Project Pop, Billy Syahputra, Rizky Billar dan Lesti Kejora, serta DJ Una.

Dikatakan, polisi akan memeriksa mereka dalam kapasitas sebagai saksi. Sementara itu, sebelumnya, Direktorat Jenderal PKTN dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan telah menutup operasional DNA Pro Akademi yang menjalankan bisnis penjualan expert advisor atau robot trading tanpa izin.

Namun, PT DNA Pro Akademi memberontak dengan membuka segel tersebut, hingga akhirnya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menyegelnya pada akhir Januari 2022. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menindak tegas PT DNA Pro Akademi dengan melakukan penyegelan kembali kantor perusahaan. Implikasi pidananya kita serahkan kepada penegak hukum lainnya,” kata Dirjen Perlindungan dan Ketertiban Konsumen (PKTN) Kemendag. Veri Anggrijono. PT DNA Pro Akademi diduga telah melanggar ketentuan UU No. 7/2014 tentang Perdagangan yaitu melakukan kegiatan usaha penjualan expert advisor atau robot perdagangan dengan menggunakan sistem multi level marketing (MLM) atas dasar legalitas berupa nomor induk usaha (NIB) dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia. Bidang 47999 atau perdagangan eceran tidak di pertokoan, kios, pedagang kaki lima, dan kios pasar lainnya.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :