Teka-teki Siapa Aktor Besar yang Menjerumuskan Angelina Sondakh Seperti Diungkap Sang Opa

JAKARTA – Mantan politisi Partai Demokrat, Angelina Patricia Pinkan Sondakh teringat pernyataan ayahnya yang menyebut ada aktor besar yang menjebloskannya ke penjara karena terjerat kasus korupsi Hambalang.

Sebelumnya, ayah Angelina Sondakh yang biasa disapa Opa mengatakan ada dalang alias aktor yang menjerumuskan putrinya selama berkarir sebagai politisi.

Hal itu disampaikan Angelina Sondakh saat menjadi tamu dalam acara talk show ‘Rosi’ yang ditayangkan Kompas TV, Kamis (31/3/2022).

Awalnya, Angie, sapaan akrab Angelina Sondakh, ditanyai oleh pembawa acara Rosiana Silalahi soal alasan tidak mengungkap dalang megakorupsi proyek Hambalang di pengadilan.

“Mengingat apa yang Opa, kata ayah Angie, saya membaca Opa mengatakan bahwa ‘Saya tahu ada dalang di sana’, ‘aktor hebat yang menjerat anak saya’, ‘promosikan anak saya, tetapi malah menjerumuskan anak saya’.”

“Kakek sendiri tidak mau menyebutkannya, kenapa Angie tidak menyebutkannya di pengadilan?” Rosiana bertanya.

“Saya takut, saya masih berpikir Keanu harus diselamatkan, Opa harus aman, dan jika saya disebut pengecut, saya menerimanya,” kata Angie dengan suara gemetar dan menangis.

“Karena aku ingin melihat Keanu tumbuh besar, normal, tanpa rasa takut juga di Keanu, aku single parent, kakakku meninggal, karena kenyataannya aku menjalani ini sendirian. Dan aku, aku takut,” lanjut Angie.

Angie sendiri tak kuasa menahan air matanya saat ditanya mengapa tak mengungkap dalang kasus mega korupsi wisma atlet Hambalang itu.

Angelina pun mengaku takut dan khawatir dengan keselamatan anaknya, Keanu Massaid.

Mantan Miss Indonesia 2001 itu mengungkapkan bahwa Keanu adalah segalanya baginya.

Meski, saat ini ia harus menerima kenyataan bahwa putranya, Keanu, tidak bisa sepenuhnya mempercayainya.

“Keanu adalah segalanya bagiku, aku hanya membutuhkannya, tidak apa-apa, aku memberi tahu Keanu meskipun, mungkin Keanu tidak percaya dan itu adalah hal yang sangat menyakitkan bagiku, tapi aku berharap suatu hari kebenaran akan terungkap,” kata Angie.

“Saya tidak lagi dendam pada siapapun, saya hanya ingin kebenaran hanya untuk anak saya. Saya hanya ingin anak saya percaya pada saya. Itu saja,” tambahnya.

Rosiana kembali bertanya soal megakorupsi Hambalang.

“Kenapa kalau dibilang aktor, aktor besar, di balik mega korupsi Hambalang, apakah harga keselamatan Keanu?” Rosiana bertanya lagi.

Angie mengaku tak pernah terang-terangan menyebut ada aktor besar di balik megakorupsi proyek Hambalang.

Namun, dia hanya memiliki perasaan yang besar untuk keselamatan putranya, Keanu.

“Saya tidak menilai, saya juga tidak ingin mengatakan, ya ada. Saya tidak pernah mengatakan ada kekuatan besar dan itu perasaan saya,” kata Angie.

“Ketakutan itu ada dalam diri saya. Artinya, tidak ada yang bisa merusak diri sendiri, siapa saya? Saya hanya orang yang berasal dari Manado, masuk politik, logika, tidak masuk akal, tapi penting, rasanya ketinggalan jaman juga,” jelasnya. .

Angelina Sondakh diketahui sebelumnya terlibat kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011 di Jakabaring, Palembang.

Pada sidang tingkat pertama, ia divonis 4,5 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

Angelina kemudian mengajukan banding, tetapi ditolak. Hukumannya tetap sama.

Kemudian di tingkat kasasi, hukumannya dinaikkan berkali-kali lipat.

Majelis kasasi yang dipimpin Artidjo Alkostar (almarhum) memvonis Angelina 12 tahun penjara.

Majelis hakim kasasi menilai Angelina terbukti menerima suap hingga Rp 12,5 miliar dan USD 2.350.000.

Tak terima dengan vonis tersebut, ia kemudian mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Upaya hukum tersebut membuahkan hasil ketika PK dikabulkan oleh Mahkamah Agung.

Akibatnya, hukumannya dipotong, tetapi hanya 2 tahun penjara, sehingga hukumannya menjadi 10 tahun penjara.

Dalam pertimbangannya, hakim PK menilai uang yang diterima Angie hanya Rp 2,5 miliar dan USD 1.200.000, sehingga hukumannya disesuaikan.

Angelina telah mendekam di penjara sejak 27 April 2012 lalu dibebaskan pada 3 Maret 2022.

Berterima kasih kepada Artidjo

Angie sendiri merasa sangat bersyukur atas putusan yang dijatuhkan Hakim Artidjo Alkostar (almarhum) kepadanya.

Pasalnya, kata Angelina, vonis di tingkat kasasi yang menjadi 12 tahun penjara, membuatnya banyak berubah.

Ia pun berharap apa yang dialaminya bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang.

Hal itu disampaikan Angelina Sondakh saat menjadi tamu dalam acara talk show ‘Rosi’ yang ditayangkan Kompas TV, Kamis (31/3/2022).

“Saya berterima kasih (kepada Artidjo), sangat berterima kasih. Karena menurut saya itu bagus, keputusannya bagus. Meski saya ingin keputusan saya memberi efek jera bagi orang lain,” kata Angelina.

Angie, sapaan akrab Angelina Sondakh, juga menyoroti vonis ringan yang diterima para koruptor hari ini.

Dia mengaku sedih, lihat sekarang hukuman bagi koruptor sangat ringan. Berbeda dengan hukuman yang diterimanya sebelumnya.

“Saya sedikit sedih, semakin ke sini semakin kecil hukuman bagi koruptor,” ujarnya.

Angie mengaku sebenarnya masih mengharapkan kehadiran Artidjo saat ini.

Sehingga dapat memberikan hukuman yang bijaksana kepada para koruptor.

Sebab, menurut Angie, vonis ringan yang diterima para koruptor tidak akan membawa perubahan atau efek jera bagi para pelaku.

“Ini baru harapan saya, Pak Artidjo masih ada. Saya tetap ingin dia menilai koruptor lebih bijak seperti dia menilai saya,” kata Angie.

“Karena hukuman yang berat membawa kebaikan. Kalau hukumannya kecil, fasilitas 3-4 tahun, hukuman ringan tidak akan mengubah seseorang,” lanjutnya.

Ia mengatakan hukuman dan perlakuan selama di penjara membuatnya banyak belajar dan berubah.

Karena itu, dia berterima kasih kepada hakim Artidjo Alkostar.

“Tapi saya, dengan hukuman seperti itu, ditambah dipenjara seperti itu, merupakan berkah bagi saya. Untuk ini saya harus berterima kasih kepada Par Artidjo,” jelas Angie.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :