Vanessa Khong Ditahan, Akun Instagram-nya Menghilang

Kekasih Indra Kenz, Vanessa Khong, ditahan penyidik ​​Bareskrim Polri karena terseret kasus penipuan investasi melalui aplikasi Binomo. Dari pantauan Kompas.com, akun Instagram Vanessa Khong tiba-tiba menghilang dan tidak bisa ditemukan lagi setelah resmi ditahan. Sebelumnya, Vanessa Khong memiliki akun Instagram dengan nama @vanessakkhong. Lewat akun ini, Vanessa biasanya kerap membagikan unggahan tentang aktivitasnya dan bahkan membantah dirinya dan ayahnya menerima dana dari Indra Kenz.

Dia telah menekankan bahwa dia tidak terlibat dan mampu membuktikan bahwa dia tidak bersalah. “Aku, papaku dan adik dia (Indra Kenz) dijadikan tersangka karena menerima aliran dana dari dia, enggak tau lagi mau ngomong apa,” tulis Vanessa Khong, dikutip dari Instagram @vanessakkhong, Minggu (10/4/). 2022). “Kita dituduh sembunyikan uang dia, apa yang mau disembunyikan, semua udah disita,” tambah Vanessa. Sementara itu, Vanessa Khong dan ayahnya, Rudiyanto Pei, menjalani pemeriksaan awal sebagai tersangka di Gedung Bareskrim Polri, Senin (18/4/2022) mulai pukul 15.00 hingga 22.45 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan, keduanya ditahan penyidik ​​Bareskrim Polri selama 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini, Selasa (19/4/2022). “Kemarin itu, waktu penangkapan dan hari ini baru dilakukan penahanan,” kata Karopemmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/4). /2022).

Sebelumnya diberitakan, Indra Kenz resmi ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan penipuan berkedok investasi opsi biner melalui aplikasi Binomo.

Kasus tersebut bermula dari laporan seseorang berinisial MN ke Bareskrim Mabes Polri pada 3 Februari 2022. Dia melaporkan beberapa terafiliasi. Salah satunya adalah Binomo binary options afiliasi Indra Kenz.

Setelah diperiksa selama 7 jam sebagai saksi dan menjalani perkara, Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Maret 2022. Dengan rincian: Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2) dan/atau Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Tambahan Pasal 3 dan/atau Pasal 5 dan/atau Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Pemilik nama lahir Indra Kesuma itu juga dijerat Pasal 378 jo Pasal 55 KUHP tentang Penipuan.

Atas perbuatannya, Indra Kenz diancam dengan hukuman 20 tahun penjara.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :