Viral! Balita Idap Penyakit Langka, Curhat Tak Ditanggung BPJS

  • Whatsapp


Viral! Balita Idap Penyakit Langka, Curhat Tak Ditanggung BPJS

Jakarta – Viral balita perempuan di Tangerang Selatan mengidap penyakit Kawasaki. Melalui video TikTok yang diunggah @Ibuyumna, penyakit ini disebut sebagai penyakit langka dengan gejala awal berupa demam. Awalnya, Elsa, ibu balita tersebut mengungkapkan bahwa anak tersebut dinyatakan positif tifus setelah dilakukan tes darah dan harus dirawat di rumah sakit.

“Kamis pagi badannya panas lagi dan kondisi anaknya sudah lemas. Saya bawa ke dokter anak, dokter minta cek darah dan hasilnya leukosit tinggi, serta tubex 4 diinfokan jika anak saya positif tifus dan diminta langsung dirawat,” ucap Elsa ibu balita, Selasa (20/9/2022).

Read More

Elsa juga bercerita bahwa penyakit yang diidap anaknya itu tidak tercover BPJS. Menurutnya, pihak rumah sakit menjelaskan hal ini terjadi lantaran penyakit tersebut termasuk penyakit langka.

Dikutip dari Mayo Clinic, penyakit kawasaki menyebabkan pembengkakan (peradangan) pada anak di dinding pembuluh darah kecil hingga sedang. Biasanya menyebabkan peradangan pada arteri koroner yang memasok darah kaya oksigen ke jantung.

Penyakit ini juga sebelumnya disebut sindrom kelenjar getah bening mukokutan lantaran menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening, selaut lendir di dalam mulut, hidung, mata, hingga tenggorokan.

Anak-anak dengan penyakit Kawasaki mungkin mengalami demam tinggi, tangan dan kaki bengkak dengan kulit mengelupas, serta mata dan lidah merah. Tetapi penyakit Kawasaki biasanya dapat diobati, dan kebanyakan anak sembuh tanpa masalah serius jika mereka menerima pengobatan dalam waktu 10 hari setelah serangan.

Gejala Penyakit Kawasaki
Seorang anak yang terpapar biasanya akan mengalami demam lebih dari 39 celcius selama lima hari atau lebih. Selain itu juga mengalami sejumlah gejala berikut:

  1. Ruam di bagian utama tubuh atau di area genital
  2. Pembesaran kelenjar getah bening di leher
  3. Mata yang sangat merah tanpa keluarnya cairan yang kental
  4. Bibir merah, kering, pecah-pecah dan lidah bengkak yang sangat merah
  5. Bengkak, kulit merah di telapak tangan dan telapak kaki, dengan kemudian mengelupas kulit di jari tangan dan kaki

Tanda dan gejala lain yang mungkin berkembang meliputi:

  1. Sakit perut
  2. Diare
  3. Sifat lekas marah
  4. Nyeri sendi
  5. Muntah

Related posts