Viral! Soal Ekor Kucing Bisa Berkibar Lebar, Netizen: Ya Allah Kemoceng Idup

  • Whatsapp


Viral! Soal Ekor Kucing Bisa Berkibar Lebar, Netizen: Ya Allah Kemoceng Idup

Postingan tentang ekor kucing yang berkibar menjadi viral di media sosial Twitter. Tweet tersebut diunggah oleh akun ini pada Minggu (30/10/2022).

Ekor kucing yg bisa sampe berkibar gini selain faktor genetik pasti karena makanannya merk mahal ya gais? :”)” menulis pengunggah. Dalam cuitan tersebut, pengunggah juga menyertakan foto seekor kucing putih dengan ekor yang berkibar tinggi.

Read More

 

Sejumlah netizen pun turut mengomentari unggahan tersebut. Mereka juga menanyakan hal yang sama.

“Coba kita tanya kenapa Loki bisa jadi kemoceng @barudakspapi”.

“Aku ksh Kf mix rc kek gini ekornya… kucingnya persian”.

“Ya allah kemoceng idup”.

“Rc varian hair n skin kek nya emang ngaruh bgt deh soal nya kcg ku ganti varian indoor ngga setebel itu”.

“Majikanku kalo tidur jadi ngembang kek adonan kue”.

“Kucingku kaya gt nder, tp makan wiskas doang,”.

“Kucingku beginiii merk makanan gak mahal kok yg standart ajaa (meo dry food dan supercat wet food) tp emg genetik sihh dan dikasih vitamin bulu gt sm kakakku,”.

Dokter hewan dan dosen Universitas Nusa Cendana (Undana), drh. Aji Winarso, M.Si mengatakan penyebab ekor kucing berkibar seperti kemoceng itu karena faktor genetik.

“Untuk itu (ekor kucing berkibar), memang karena genetik rasnya ya,” katanya, Selasa (11/1/2022). Aji mengatakan, jika kucing kampung setempat yang ekornya berupa bulu pendek, maka bulu ekor kucing tersebut tidak bisa terbang. Meski kucing domestik lokal diberi makanan mahal, tak serta merta membuat ekor kucing berkibar.

“Jadi kalau genetiknya rambut pendek, tentu dikasih makan bagus pun akan tetap sama,” jelas Aji. Adapun, kucing lokal yang ekornya berkibar menyerupai kemoceng itu bisa saja terjadi karena memang genetiknya sudah mix breed. “Biasanya campur genetik (kucing lokal dengan) persian ataupun anggora,” katanya.

Gerakan ekor kucing dipercaya memiliki ekspresi tertentu yang dirasakan oleh kucing. Biasanya, kucing akan menggerakkan ekornya bersama dengan mata, telinga, dan posturnya untuk berkomunikasi.

Dengan begitu, pemilik kucing bisa memahami bagaimana perasaan kucing hanya dengan melihat gerakan ekor yang dilakukan kucing. Tidak hanya itu, membaca bahasa ekor kucing juga dapat membantu mengidentifikasi penyakit dan rasa sakit dengan lebih mudah.

Dilansir dari PetMD, kucing akan menggerakkan ekornya untuk mengekspresikan emosinya. Misalnya, ketika seekor kucing mengangkat ekornya dengan dada terentang dan melengkung ke belakang, itu berarti kucing itu terkejut atau takut dengan ancaman yang tiba-tiba. Atau, ketika ekornya berdiri tegak dan bergetar, itu artinya mereka sangat senang melihat Anda atau kucing lain datang.

Related posts