Viral Video, Kena PHK Sepihak oleh PT Unilever Surabaya, Karyawan Ini Beri Kritik Tajam ke Perusahaan

Viral di TikTok, rekaman video seorang karyawan PT. Unilever Indonesia di Surabaya berurusan dengan pengacara menolak PHK sepihak yang dilakukan perusahaan.

Kepada Pengacara PT. Unilever Indonesia, karyawan tersebut terang-terangan menyatakan ketidaksetujuannya dengan PHK sepihak yang dialaminya dan puluhan karyawan lainnya.

Video yang diunggah akun TikTok @silvana_moba, Sabtu 14 Mei 2022 itu sudah ditonton 8 juta kali hanya dalam waktu 6 jam sejak diunggah.

Dalam penuturan tertulis disebutkan, peristiwa itu terjadi siang ini, Sabtu 14 Mei 2022.

“Dimana hati nurani para pemimpin PT. Unilever Indonesia. Tanggal 14 mei 2022,” tulis pengunggah akun tersebut.

Selanjutnya terlihat dari rekaman video, seorang karyawan PT Unilever yang mengaku berasal dari Indonesia bagian timur, berhadapan dengan salah satu pengacara wanita dari PT. Unilever.

Ia mengaku tidak bisa begitu saja menerima PHK sepihak karena dirinya dan banyak karyawan lainnya harus menanggung biaya anak dan istri.

“(Ini) menyangkut hak anak istri kami yang 65 (karyawan korban PHK),” kata karyawan tersebut.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan kritiknya, agar perusahaan yang bermarkas di London itu dinilai tidak peduli dengan nasib karyawan pribumi yang menjadi korban PHK sepihak ini.

Ia juga mengatakan, dirinya bersama puluhan karyawan lainnya mengaku tidak melakukan kelalaian atau kesalahan kerja. Sehingga PHK dianggap tidak adil.

“Ibu harus ingat, Ibu dari pihak pengacara Unilever, Ini perusahaan asing, saya mau ngomong sama ibu, perusahaan ini sekarang sudah menjadi perusahaan terbesar di Indonesia. Tapi apa yang Unilever balas buat kami?” dia berkata.

“Kami melihat air mata istri dan anak-anak kami, demi nama tuhan saya bilang buat ibu, saya tidak menerima (PHK) seperti ini. Kami tidak mau dibeli dengan uang, harga diri kami, sebagai anak bangsa, kami pertaruhkan,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Instagram resmi PT Unilever Indonesia kini telah dipenuhi ratusan komentar yang mengkritisi PHK sepihak perusahaan tersebut.

Kamu juga Bisa Membaca Ramalan ini :